Salam Semut

Tadi pagi dengan #random saya memperhatikan semut-semut yang berjalan mengelilingi pintu dan dinding kamar mandi kost-an saya. Entah jenis semut apa itu, warnanya hitam, tapi setahu saya bukan tipe yang suka menggigit. Saya jadi tertarik mencari tahu kenapa mereka selalu mendekatkan dirinya kepada teman lain jika berpapasan (katanya sih itu bersalaman, dan cipika-cipiki, entahlah).

Ternyata banyak lho keistimewaan yang Allah ciptakan pada semut-semut itu. Makanya serangga ini dijadikan salah satu nama surat dalam Al-Qur’an. Berikut beberpa cerita yang saya dapat dari berbagai sumber:

  1. Cerita semut di Zaman Nabi Sulaiman.

Di zaman Nabi Allah Sulaiman berlaku satu peristiwa, apabila Nabi Allah Sulaiman nampak seekor semut melata di atas batu, lantas Nabi Allah Sulaiman merasa hairan bagaimana semut ini hendak hidup di atas batu yang kering di tengah-tengah padang pasir yang tandus.
Nabi Allah Sulaiman pun bertanya kepada semut: " Wahai semut apakah engkau yakin ada makanan cukup untuk kamu?" Semut pun menjawab: "Rezeki di tangan ALLAH, aku percaya rezeki di tangan ALLAH, aku yakin di atas batu kering di padang pasir yang tandus ini ada rezeki untuk ku".
Lantas Nabi Allah Sulaiman pun bertanya: " Wahai semut, berapa banyakkah engkau makan? Apakah yang engkau gemar makan? Dan banyak mana engkau makan dalam sebulan?"
Jawab semut: "Aku makan hanya sekadar sebiji gandum sebulan". Nabi Allah Sulaiman pun mencadangkan: "Kalau kamu makan hanya sebiji gandum sebulan tak payah kamu melata di atas batu, aku bisa metolong kamu". Nabi Sulaiman pun mengambil satu wadah, dia angkat semut itu dan dimasukkan ke dalam wadah,
kemudian Nabi ambil gandum sebiji, dimasukan dalam wadah dan dtutup wadah itu.
Kemudian Nabi tinggal semut didalam bekas dengan sebiji gandum selama satu bulan. Bila cukup satu bulan Nabi Allah Sulaiman lihat gandum sebiji tadi hanya dimakan setengah sahaja oleh semut,
lantas Nabi Allah Sulaiman bertanya (?) semut: "Kamu rupanya berbohong pada aku! Bulan lalu kamu kata kamu makan sebiji gandum sebulan, ini sudah sebulan tapi kamu makan setengah".
Jawab semut: "Aku tidak berbohong, aku tidak berbohong, kalau aku ada di atas batu aku pasti makan apapun sehingga banyaknya sama seperti sebiji gandum sebulan, kerana makanan itu aku cari sendiri dan rezeki itu datangnya daripada Allah dan Allah tidak pernah lupa padaku. Tetapi bila kamu masukkan aku dalam bekas yang tertutup, rezeki aku bergantung pada kamu dan aku tak percaya kepada kamu, sebab itulah aku makan setengah sahaja supaya tahan dua bulan. Aku takut kamu lupa". Itulah Iman Semut!!

http://my.opera.com/alamkuwhyu/blog/

 

2. Asal Usul Surat An-Naml

“Sesungguhnya surat itu, dari SuIaiman dan sesungguhnya (isi)nya: “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang”. (QS An Naml ayat 30).

Di mana raja semut mengatakan kepada anak buahnya agar masuk sarangnya masing-masing, supaya jangan terpijak oleh Nabi Sulaiman dan tentaranya yang akan melewati tempat itu.

Mendengar perintah raja semut kepada anak buahnya itu, Nabi Sulaiman tersenyum dan takjub atas keteraturan kerajaan semut itu dan beliau mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maba Kuasa yang telah melimpahkan nikmat kepadanya, berupa kerajaan, kekayaan, memahami ucapan-ucapan binatang, mempunyai tentara yang terdiri atas jin, manusia, burung dan sebagainya.

Nabi Sulaiman yang telah diberi Allah nikmat yang besar itu tidak merasa takabur dan sombong dan sebagai seorang hamba Allah mohon agar Allah memasukkannya ke dalam golongan orang-orang yang saleh.

Selain itu semut pun tidak pernah merasakan ketamakan dalam mendapatkan rezekinya, ketika sebuah nasi yang diambilnya dari sisa-sisa yang ada, semut tidak pernah memakannya sendiri. Melainkan selalu bersama-bersama dengan koloninya atau diumpamakan dengan jamaah dalam kehidupan kita di dunia.

Semut juga selalu bekerjasama dalam segala hal, termasuk dalam membangun sarangnya. Mereka tidak pernah membangun sendiri, walaupun rumah yang dibikinnya (sarang, -pen) berbentuk jelek dan sebagainya.

http://aulia87.wordpress.com/2008/06/20/an-naml-semut/

Komentar

Postingan Populer